Friday, 1 March 2019


First Time

Apa reaksi kamu jika pertama Kali? semisal, pertama kali lihat sesuatu, pertama kali tiba ditempat (Kota, Negara) baru yang belum pernah berkunjung sebelumnya, pertama kali ketemu orang baru, pertama kali mendapat perkerjaan setelah dinanti - nantikan sekian lama, pertama kali lolos wawancara seleksi beasiswa, pertama kali lolos audisi di suatu acara kebanggan kamu  dan pertama kali yang lainnya? 

Jika saya, saat ini ingin menceritakan bagimana pertama kalinya terjadi dan nyata  dalam hidup saya, yaitu melihat Salju secara langsung. Berjalan disetiap sudut alam yang indah diatas salju,  bahkan tiba - tiba ada  salju yang runtuh dari atas bagaikan hujan, pertama kali merasakan nuansa dinginnya kulkas, tetapi kali ini bukan kulkas satu atapun dua pintu seperti yang ada  di rumah saya di Tanah Air. Hehehe

Ini benar - benar salju, kondisi yang dulunya  saya hanya bisa melihatnya di gambar, lagu - lagu  Natal produksi Amerika - Eropa yang  selalu menampilkan betapa indahnya salju di saat bulan Desember  dan media lainnya seperti youtube dan juga Instagram yang sekarang sudah sangat dengan mudah untuk mengaksesnya. Saat ini saya merasa seakan sedang menjadi Lee Min Ho (Artis Korea yang sedang beraksi didepan kamera) hehehe.   Merasa Kampungan? sudah pasti. karena saya adalah anak Kampung, sebagai anak yang lahir dan besar di sebuah  kampung, dari ufuk Timur Indonesia, tepatnya di desa Bukumatiti Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. yang punya impian sampai ditahap ini, impian untuk melihat salju maksudnya. Hehehe 

Ceritanya hari ini 16 Desember 2018, saya sangat antusias, bergembira ketika melihat keluar jendela kamar Kozponti Kollegium (asrama Mahasiswa Internasional) begitu banyak Salju yang berguguran bagaikan hujan di daerah tropis dan menutupi semua permukaan bumi. Sungguh  indah saat itu dan sangat dingin pastinya. Tiba - tiba diatas meja belajar saya yang terbuat dari bahan kayu yang sangat berkualitas  baik berdering Iphone 6 (enam) yang selalu  menjadi alat komunikasi penting bagi yang sudah menemani sekitar 3 tahun lalu ( sudah lama, hehehe). Saya dengan segera melihat telpon genggam saya. "Om,Main Salju Yukkk di belakang Flat, sekarang lagi pada kumpul nih" Pesan dari Mam Sofa yang merupakan Ibu Veszperm dan sekaligus senior saya di Kampus, sejurusan tetapi beda tinggkat. Mam Sofa  ambil program PhD (S3) dan saya MA (S2). Om adalah sapaan akrab saya di Veszpream,kota dimana saya belajar karena banyak penghuni Warga Negara Indoensia (WNI) di sini adalah anak - anak dari Pelajar Indonesia. singkat cerita, "Siap, Mam meluncur segera" itulah balasan saya, dengan cepat - cepat mengambil jaket tebal dan sarung tangan biar kelihatan ada di luar negeri. Hehehe

Setibanya di lokasi, saya mendapatkan Keluarga Veszprem sapaan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Veszprem sedang asiknya bermain salju dengan anak - anak mereka yang cantik - camtik dan ganteng. Foto serta main bersama, pokoknya seruh. maklum di Indonesia tidak ada seperti ini. Saya berkali - kali terkeshima dan terpesona melihat kenyataan ini (bisa lihat ekspresi saya di foto) serasa mimpi, tapi ini kenyataannya. kenyataannya Salju itu DINGIN. Hehehehe


Veszprem, 01 Maret 2019
Loc : Veszprem, Hungary.