Save Our Planets,
Melindungi alam dan seisinya itu yang kami lakukan selama kurang lebih setahun di 2012 silam disepanjang pantai Jamursbamedi Kabupaten Tambrauw provinsi Papua Barat. kami adalah sekelompok anak muda yang tergabung dalam sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kurang lebih dari 10 - 12 orang yang telah menyelesaikan study di tingkat Universitas. Pada umumnya kami adalah alumni Universitas Papua (UNIPA) jurusan Biologi, Pertanian maupun kelautan yang ada hubungannya dengan alam. lain ceritanya dengan saya yang adalah alumni dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prodi Bahasa Inggris, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara. Tetapi hal itu tidak menjadi alasan saya untuk bergabung ditim hebat ini.
Tim kita dikenal dengan nama "Bird's Head Leatherback (BHL) Reseacrh and Conservation" yang berkerja sama antara Fakultas Kelautan UNIPA dengan Southwest Fisheries Science Center - Nation Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) U.S Department of Commerce. Bertempat di sepanjang Pantai Jamursbamedi kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Tugas utama kami adalah melindungi hewan - hewan langkah (Penyu Belimbing), penyu raksasa yang belum pernah saya lihat seumur hidup. Dan ini bukan saya lagi nonton atau baca artikel di NatGeo, tetapi ini ini adalah realiti yang saya alami kurang lebih setahun disini.
Dengan tujuan utama kami itu, sepanjang malam kami anak - anak muda yang dikategorikan ganteng (muji diri sendiri) menghabiskan waktu disepanjang pantai Jamursbamedi dengan tanpa bantuan cahaya yang mega, tetapi hanya dengan senter kepala (lampu yang kami pakai dikepala) dengan cahaya minim. untuk memonitor induk penyu Belimbing ini memdarat dipasir pantai untuk bertelur demi memperthankan kelangsungan hidup generesinya. kenapa kami harus memonitornya dimalam hari, karena hewan ini kebanyakan bertelur dimalam hari karna butuh aman dalam proses bertelur dan sangat sedikit bhakan hampir tidak pernah disiang hari.
Ombak di sepanjang pantai ini lumayan besar, dan kebanyakan sarang (tempat telur) ini habis dihempaskan ombak. kami sebagai aktor utama dalam menyelamatkan hewan - hewan ini, kami mulai memindahkan sarang tersebut jika tepat di batas ombak untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan biasanya kami selalu membuat sarang baru dibawah pohon disekitar pantai itu demi mempertahankan kehidupan dan keamaanan sarang ini dari predator (Anjing,Buaya,Ular,Soa - soa) bhakan bisa juga manusia (masyarakat lokal) yang belum paham tentang pentingnya menjaga habitat hewan - hewan ini.
#NGO #BHL #Tambrauw#PapuaBarat# 2012.
Photo taken by : Oktofianus O.Raweyai.
No comments:
Post a Comment